Postingan

WISATA RELIGI SUNAN BONANG TUBAN Jejak Dakwah Sang Wali di Bumi Ronggolawe

  Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Sahabat Pariwisata Halal, perjalanan kali ini membawa kita menuju salah satu kota yang memiliki jejak panjang dalam sejarah perkembangan Islam di pesisir utara Pulau Jawa. Inilah Kabupaten Tuban, Jawa Timur , sebuah daerah yang sejak lama dikenal dengan sebutan Kota Wali . Di tengah denyut kehidupan Kota Tuban, tidak jauh dari Alun-Alun dan Masjid Agung Tuban, terdapat sebuah tempat yang hampir tidak pernah sepi dari kedatangan peziarah. Tempat tersebut adalah Makam Sunan Bonang , salah satu destinasi wisata religi paling terkenal di Jawa Timur. Makam Sunan Bonang berada di kawasan Kauman, Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Lokasinya sangat strategis karena berada di pusat kota, di sebelah barat Masjid Agung Tuban dan sekitar 100 meter dari kawasan Alun-Alun Tuban. Kedekatan antara makam, masjid, pusat kota, dan kawasan perdagangan membuat perjalanan ziarah ke tempat ini memiliki suasana yang khas. Peziarah tidak han...

Museum Sunan Giri: Menelusuri Jejak Peradaban Islam dan Sejarah Gresik dari Masa ke Masa

Tidak jauh dari kompleks makam salah satu tokoh besar Wali Songo, terdapat sebuah ruang yang menyimpan jejak panjang perjalanan Gresik dari masa klasik, perkembangan Islam, hingga zaman kolonial. Tempat itu adalah Museum Sunan Giri, sebuah museum daerah yang menjadi salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi penting di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Museum ini sangat menarik bagi wisatawan Muslim karena kunjungan tidak hanya memberikan pengalaman melihat benda-benda kuno. Pengunjung diajak memahami bagaimana Gresik berkembang sebagai salah satu wilayah pesisir penting di Jawa, menjadi tempat bertemunya perdagangan dan kebudayaan, serta kemudian memainkan peranan besar dalam perkembangan dan penyebaran Islam di Nusantara. Nama Sunan Giri yang digunakan sebagai nama museum memiliki makna yang sangat kuat. Sunan Giri merupakan salah satu anggota Wali Songo yang memiliki pengaruh besar dalam perkembangan Islam, pendidikan, dakwah, dan kehidupan masyarakat di Jawa. Karena itu, keberadaa...

Makam Sunan Drajat: Menapaki Jejak Wali Songo dan Dakwah Kepedulian Sosial di Lamongan

 Di pesisir utara Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terdapat sebuah bukit yang selama berabad-abad menjadi saksi perjalanan dakwah Islam di tanah Jawa. Di tempat inilah bersemayam Sunan Drajat , salah satu anggota Wali Songo yang dikenal bukan hanya sebagai penyebar agama Islam, tetapi juga sebagai wali yang sangat menekankan kepedulian kepada fakir miskin, anak yatim, dan masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Kini, makamnya menjadi salah satu tujuan wisata religi dan ziarah penting di Jawa Timur yang setiap tahun didatangi peziarah dari berbagai daerah di Indonesia. Makam Sunan Drajat terletak di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur . Kawasannya berada tidak jauh dari jalur utama pesisir utara Lamongan sehingga dapat dikunjungi sebagai bagian dari perjalanan wisata religi Wali Songo. Bagi wisatawan Muslim, perjalanan menuju tempat ini menawarkan pengalaman yang lengkap: berziarah, berdoa, mengenal sejarah penyebaran Islam, mempelajari peninggalan budaya...

Makam Gus Dur Jombang: Ziarah, Jejak Ulama, dan Pesan Kemanusiaan dari Tebuireng

Ada tempat-tempat yang dikunjungi bukan hanya untuk dilihat, tetapi juga untuk direnungkan. Di tengah suasana religius Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, terdapat sebuah kompleks pemakaman yang setiap harinya menjadi tujuan para peziarah dari berbagai daerah di Indonesia. Di sinilah KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Presiden ke-4 Republik Indonesia, dimakamkan. Berada di lingkungan bersejarah Pondok Pesantren Tebuireng, Makam Gus Dur telah berkembang menjadi salah satu ikon wisata religi paling dikenal di Kabupaten Jombang dan Jawa Timur. Gus Dur bukan hanya dikenang sebagai Presiden Republik Indonesia, tetapi juga sebagai kiai, pemikir Islam, tokoh demokrasi, serta figur yang dikenal luas melalui gagasan kemanusiaan dan penghormatannya terhadap keberagaman. Gus Dur wafat pada 30 Desember 2009 dan kemudian dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga dan masyayikh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Sejak saat itu, kawasan Tebuireng semakin ramai didatangi masyarakat yang ...

Istana Gebang Blitar: Menelusuri Jejak Kehidupan Bung Karno dalam Wisata Sejarah yang Ramah Muslim

Bayangkan melangkah memasuki lorong waktu dan menyusuri sebuah rumah bersejarah yang menyimpan begitu banyak cerita tentang perjalanan hidup salah satu tokoh terbesar bangsa Indonesia. Istana Gebang, yang berada di Kota Blitar, Jawa Timur, bukan sekadar bangunan kuno peninggalan masa kolonial, tetapi menjadi salah satu destinasi wisata sejarah penting yang berkaitan erat dengan kehidupan Ir. Soekarno, Proklamator Kemerdekaan sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia. Bagi wisatawan Muslim, Istana Gebang menawarkan perpaduan menarik antara wisata sejarah, pendidikan, budaya, dan perjalanan keluarga yang dapat dinikmati dalam suasana yang nyaman serta relatif ramah terhadap kebutuhan wisatawan Muslim. Istana Gebang berlokasi di Jl. Sultan Agung No. 59, Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur. Bangunan bergaya kolonial Hindia-Belanda ini dikenal sebagai rumah yang pernah ditempati keluarga Bung Karno ketika berada di Blitar. Keberadaan rumah tersebut tidak dapat dilepaskan dari perjalanan...

Sukses Eksekusi Belasan Program Unggulan, KKN 19 Universitas Yudharta Sambut Kunjungan Monev di Desa Taji Jabung

Gambar
  JABUNG – Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Yudharta Pasuruan melaksanakan Kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 19 yang bertugas di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, pada Jumat (24/07/2026) . Peninjauan lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Petugas Monev, Dr. Muhammad Nizar, M.E.I. , dan diterima oleh Ketua Kelompok KKN 19, Dian Pramana , bersama seluruh anggota yang berjumlah 25 mahasiswa . Kegiatan yang turut didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Nurma Yuwita, M.Kom. ini bertujuan untuk meninjau secara langsung efektivitas pelaksanaan program kerja, keteraturan administrasi, serta tata kelola keharmonisan kelompok selama mengabdi di masyarakat . Hasil peninjauan fisik dan administrasi di lokasi menunjukkan kondisi posko yang sangat rapi, bersih, dan aman . Kedisiplinan mahasiswa terlihat dari pembagian tugas harian yang terpajang jelas di dinding, meliputi jadwal piket harian, mengajar ngaji, me...

Pastikan Program Berjalan Efektif dan Transparan, Tim Monev Tinjau Posko KKN 18 Universitas Yudharta di Desa Kedok Turen

Gambar
  TUREN – Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Yudharta Pasuruan melaksanakan Kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 18 yang bertempat di Desa Kedok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, pada Jumat (24/07/2026) . Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Petugas Monev, Dr. Muhammad Nizar, M.E.I. , dan disambut oleh Ketua Kelompok KKN 18, Ahmad Tajul Mafakhir , beserta seluruh anggota kelompok yang berjumlah 25 mahasiswa . Kegiatan yang didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Muhammad Hermansyah, M.T. ini bertujuan untuk memastikan kelancaran operasional, ketertiban administrasi, serta efektivitas pelaksanaan program kerja yang dijalankan oleh para mahasiswa . Berdasarkan hasil pengamatan fisik di posko, tempat tinggal mahasiswa tercatat dalam kondisi yang sangat bersih, teratur, dan aman untuk dihuni . Kebersihan dan keteraturan posko terjaga berkat pelaksanaan jadwal piket harian yang dijalankan secara konsi...

🤝 Kerja Sama dan Kolaborasi

Yayasan Rahmazar Kurnia Jaya senantiasa membangun kemitraan strategis yang berlandaskan nilai keislaman, kemandirian, dan penguatan literasi digital. Kami membuka ruang kolaborasi yang inklusif untuk memperluas dampak edukatif, sosial, dan dakwah melalui program yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Kolaborasi ini mencakup kegiatan penerbitan, pelatihan, pendampingan komunitas, penguatan kurikulum, serta fasilitasi publikasi ilmiah dan pengembangan usaha kreatif. Kami percaya, sinergi antarinstitusi merupakan kunci dalam menciptakan ekosistem ilmu yang produktif dan berpihak pada kemajuan umat.

Kami terbuka untuk bekerja sama dengan mitra seperti:

  • Dosen, peneliti, dan praktisi akademik di berbagai bidang
  • Sekolah, madrasah, dan pesantren di seluruh Nusantara
  • Komunitas literasi, penulis independen, dan penggiat konten edukatif
  • Organisasi masyarakat, lembaga dakwah, dan yayasan sosial
  • Pemerintah daerah, institusi pendidikan tinggi, dan lembaga pengabdian

Apabila Anda atau institusi Anda ingin menjalin kemitraan dalam bentuk co-publishing, pelatihan, seminar, pengembangan riset, atau program pemberdayaan, silakan hubungi kami melalui laman kontak resmi maupun akun media sosial Yayasan Rahmazar Kurnia Jaya. Bersama, mari kita wujudkan kolaborasi yang berdampak dan berkemajuan.