JABUNG – Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Yudharta Pasuruan melaksanakan Kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 19 yang bertugas di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, pada Jumat (24/07/2026). Peninjauan lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Petugas Monev, Dr. Muhammad Nizar, M.E.I., dan diterima oleh Ketua Kelompok KKN 19, Dian Pramana, bersama seluruh anggota yang berjumlah 25 mahasiswa. Kegiatan yang turut didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Nurma Yuwita, M.Kom. ini bertujuan untuk meninjau secara langsung efektivitas pelaksanaan program kerja, keteraturan administrasi, serta tata kelola keharmonisan kelompok selama mengabdi di masyarakat.
Hasil peninjauan fisik dan administrasi di lokasi menunjukkan kondisi posko yang sangat rapi, bersih, dan aman. Kedisiplinan mahasiswa terlihat dari pembagian tugas harian yang terpajang jelas di dinding, meliputi jadwal piket harian, mengajar ngaji, memasak, hingga pelaksanaan program kerja. Tata kelola administrasi posko juga berjalan tertib dengan tersedianya buku tamu, buku inventaris, daftar hadir kegiatan, serta logbook kemajuan program yang diisi secara konsisten setiap hari. Selain itu, seluruh mahasiswa senantiasa mengenakan atribut resmi KKN seperti almamater, ID card, serta memasang spanduk posko di area tempat tinggal mereka.
Dalam hal keberhasilan program kerja, KKN Kelompok 19 mencatatkan capaian yang sangat memuaskan, di mana 13 dari 14 program kerja telah tuntas 100%. Beberapa program yang berhasil direalisasikan antara lain pembuatan dan praktik briket, pembuatan yogurt, pelatihan buket, pembuatan website desa, pemetaan karir BMW serta tes baca Al-Qur'an di SMK Ahmad Yani, hingga kegiatan mengajar di SDN 1 Taji dan TPQ. Mahasiswa juga menunjukkan fleksibilitas tinggi dengan mengganti program pembuatan lilin aroma terapi menjadi pembuatan briket agar lebih sesuai dengan potensi dan kebutuhan warga lokal. Kendala waktu akibat mayoritas warga yang bekerja sebagai petani pada siang hari berhasil disiasati secara cerdas dengan mengalihkan sebagian besar kegiatan ke malam hari.
Keharmonisan dan kelancaran kegiatan KKN 19 didukung penuh oleh respons ramah serta keterbukaan perangkat desa maupun masyarakat setempat. Mahasiswa aktif melebur dalam kehidupan bermasyarakat melalui keikutsertaan rutin dalam agenda keagamaan seperti pengajian. Pengelolaan internal tim juga berjalan transparan dengan pembagian divisi kerja yang adil tanpa memicu konflik, serta pengelolaan dana iuran yang tertib hingga menyisakan saldo sebesar Rp4.650.000. Atas capaian luar biasa ini, tim pemonev memberikan apresiasi tinggi dan merekomendasikan agar kelompok segera menuntaskan sisa program yang berjalan, memperkuat dokumentasi publikasi, serta memastikan keberlanjutan program digital seperti website desa agar terus memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Taji.