TUREN – Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Yudharta Pasuruan melaksanakan Kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 18 yang bertempat di Desa Kedok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, pada Jumat (24/07/2026). Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Petugas Monev, Dr. Muhammad Nizar, M.E.I., dan disambut oleh Ketua Kelompok KKN 18, Ahmad Tajul Mafakhir, beserta seluruh anggota kelompok yang berjumlah 25 mahasiswa. Kegiatan yang didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Muhammad Hermansyah, M.T. ini bertujuan untuk memastikan kelancaran operasional, ketertiban administrasi, serta efektivitas pelaksanaan program kerja yang dijalankan oleh para mahasiswa.
Berdasarkan hasil pengamatan fisik di posko, tempat tinggal mahasiswa tercatat dalam kondisi yang sangat bersih, teratur, dan aman untuk dihuni. Kebersihan dan keteraturan posko terjaga berkat pelaksanaan jadwal piket harian yang dijalankan secara konsisten oleh seluruh anggota tanpa ditemukannya gangguan keamanan atau kehilangan barang. Selain itu, kelengkapan administrasi posko dikelola dengan baik dan transparan; struktur organisasi serta jadwal piket terpasang di dinding, buku tamu dan buku inventaris diisi secara tertib setiap ada kunjungan eksternal, serta buku harian (logbook) kemajuan program diperbarui secara berkala oleh sekretaris kelompok. Para mahasiswa juga senantiasa mengenakan atribut resmi KKN seperti spanduk posko, ID card, dan almamater dalam setiap kegiatan formal maupun saat berinteraksi dengan warga.
Dalam hal pelaksanaan program kerja, kelompok KKN 18 menunjukkan capaian signifikan serta sikap adaptif terhadap kondisi riil di lapangan. Beberapa program kerja utama berhasil direalisasikan dengan tingkat capaian 100%, di antaranya program Literasi Mandiri di SDN 1 Kedok, program Go Green Go Clean di SDI Riyadlul Mubtadiin, serta sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di MAN 2 Turen. Sementara itu, program Digitalisasi Sampah telah mencapai 80%, dan penyusunan Peta Potensi Desa serta Administrasi Desa terus berjalan berkoordinasi dengan pihak desa. Mahasiswa juga melakukan penyesuaian program secara taktis, seperti mengalihkan program Eco Brick menjadi Digitalisasi Pengelolaan Sampah, serta mengganti Sosialisasi Pengolahan Pupuk dengan Penyusunan Peta Desa karena kelompok tani setempat telah bekerja sama dengan pihak pabrik.
Tata kelola internal dan adaptasi sosial Kelompok 18 juga mendapat penilaian positif. Pembagian tugas kelompok dijalankan secara proporsional berbasis pendekatan Event Organizer (EO), dengan rapat evaluasi yang rutin diadakan setiap malam untuk menjaga kesolidan dan kedisiplinan tim. Di sisi lain, mahasiswa mampu berintegrasi harmonis dengan masyarakat melalui keikutsertaan aktif dalam kegiatan warga seperti Posyandu dan senam mingguan. Pengelolaan keuangan kelompok pun terbukti transparan dan akuntabel dengan realisasi anggaran mencapai Rp11.000.000 yang didukung bukti kuitansi lengkap. Kunjungan Monev diakhiri dengan apresiasi dan rekomendasi dari petugas pemonev agar kelompok mempertahankan koordinasi internal serta menyelesaikan seluruh kelengkapan administrasi hingga akhir masa KKN.