Monitoring dan Evaluasi Internal Program Pengabdian Masyarakat Batch III Kemendiktisaintek 2025: Antin Rakhmawati dan Tim Paparkan Capaian Kinerja
Probolinggo – Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Batch III Tahun Anggaran 2025 dari Kemendiktisaintek telah sukses dilaksanakan pada Jumat 14 November 2025. Kegiatan ini di buat oleh LPPM Universitas Yudharta Pasuruan. Pada kesempatan tersebut, Antin Rakhmawati, M.AB., selaku ketua tim Wisma Soedarmadji, MT., selaku anggota dan bersama mahasiswa yang ikut terlibat mempresentasikan hasil capaian program yang telah berjalan.
Monev ini diselenggarakan sebagai upaya memastikan bahwa pelaksanaan program pengabdian masyarakat berjalan sesuai tujuan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dalam kegiatan ini, setiap tim diminta untuk memaparkan proses pelaksanaan, luaran yang telah dicapai, serta keberlanjutan program di masa mendatang.
Antin Rakhmawati dan tim menyampaikan berbagai inovasi serta manfaat yang telah dihasilkan selama kegiatan pengabdian berlangsung. Mulai dari sosialisasi peningkatan literasi dan inovasi di kelompok batik Canting Cantik Gempol Kabupaten Pasuruan, pendampingan kelompok sasaran, hingga capaian luaran berupa publikasi dan produk pengabdian yang mendukung pemberdayaan masyarakat.
“Kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya memberikan pengalaman langsung bagi tim akademisi, tetapi juga memberikan kontribusi positif dalam peningkatan pengetahuan serta keterampilan masyarakat sasaran,” ujar Antin dalam presentasinya.
Tim reviewer Monev Internal memberikan apresiasi terhadap progres dan capaian yang ditunjukkan, serta memberikan beberapa masukan untuk meningkatkan efektivitas program pada tahap selanjutnya. Selain itu, pihak kampus berharap program ini dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat serta menjadi bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dengan dilaksanakannya Monev Internal ini, diharapkan seluruh pelaksana pengabdian dapat semakin memperkuat akuntabilitas dan optimalisasi output program hingga akhir tahun anggaran 2025.





