Universitas Yudharta Pasuruan Adakan Program Pengabdian Masyarakat untuk Meningkatkan Digital Capability UKM Batik Gempol
Pasuruan, 5 September 2024 – Universitas Yudharta Pasuruan kembali mengukuhkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pada kesempatan kali ini, kegiatan mengusung tema “Penguatan Digital Capability Masyarakat Lokal Melalui Pembinaan dan Pendampingan Digital Business Transformation pada UKM Batik Canting Cantik Khas Gempol Kabupaten Pasuruan.”
Acara yang berlangsung pada 4–5 September 2024 ini diselenggarakan di Galeri Batik Canting Cantik, Gempol, Kabupaten Pasuruan, dan diikuti oleh pemilik serta pengelola UKM setempat.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan digital para pelaku UKM, khususnya pada sektor batik, agar mampu lebih kompetitif di era transformasi digital. Rangkaian kegiatan meliputi workshop pengenalan digital capability, pelatihan pembuatan platform digital, hingga pendampingan teknis dalam pengelolaan bisnis secara daring.
Pendamping kegiatan, Muhammad Nizar dan Antin Rakhmawati, bersama mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan, hadir memberikan materi serta bimbingan langsung. Mereka menekankan pentingnya transformasi bisnis digital bagi UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas akses pasar.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap UKM lokal dapat memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pasar, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan,” ujar Muhammad Nizar.
Antusiasme peserta terlihat dari semangat para pemilik dan pengelola UKM Batik Canting Cantik yang aktif mengikuti seluruh sesi kegiatan. Mereka berharap pendampingan ini dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan usaha batik khas Gempol.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program strategis Universitas Yudharta Pasuruan dalam mendorong kemajuan masyarakat lokal melalui penguatan kapasitas digital dan pemanfaatan teknologi. Ke depan, program ini akan dilanjutkan dengan implementasi lanjutan pada sektor bisnis batik, sehingga UKM dapat terus berkembang dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.
